Minggu, 23 November 2014

A Cup of Tea Cinta Buta

Beuh, telat banget yaaaa ngebahas buku yang satu ini :D Bukunya sudah terbit dari bulan Februari 2014, aku baru memajangnya November 2014. Kebangetan, emang! :P

-Aku Ingin-
Aku ingin mencintaimu dengan membabi buta, 
dengan sebotol racun yang diteguk Romeo tanpa sangsi 
yang membuat kematiannya jadi puisi.
Aku ingin kau mencintaiku dengan membabi buta, 
dengan sebilah belati yang ditikamkan Juliet ke dada
sendiri yang membuatnya jadi abadi.
(Saut Situmorang: 1999)


Buku ini, sesuai judulnya, menceritakan beragam kisah cinta buta yang membuat sedih, marah, tertawa, kecewa, dan akhirnya bertumbuh dewasa.  Dua puluh kisah nyata di dalam buku bersampul unyu ini membawa kita ke dalam sebuah lorong panjang yang menyesatkan. Ah, seandainya saja tak melewati jalan penuh jebakan itu...

Judul: A Cup of Tea Cinta Buta
Penyusun: Herlina P. Dewi
Harga: 43.000
Tebal: 239 halaman

Kontributor : Andiana Moedasir – Angeline Julia – Artmeza – Carolina Ratri – Dian Iriana – Dwi Rahmawati – El Syifa – Evi Sudarwanto – Ika Akbarwati – Kalis Mardi Asih – Maya Floria Yasmin – Mey Zhafira – Riana Dewi – Said Umar –Tikah Kumala – Uni Dzalika – Veronica Faradilla – Wangi Mutiara Susilo – Winda Krisnadefa – Yuska Vonita

“Ketika cinta memanggilmu, maka dekatilah ia walau jalannya terjal berliku.” Begitulah kata Kahlil Gibran. Ya, cinta memang buta. Dia tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk datang dan pergi. Kisah-kisah nyata yang terurai dalam buku ini seolah menyadarkan kita bahwa cinta memang kadang tidak bisa dilogika. 

Menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan? Mau mengorbankan materi dan waktunya demi cinta? Nekad menjalin hubungan dengan pecandu narkoba, pasangan beda keyakinan, atau malah pasangan posesif yang ringan tangan? Jatuh cinta dengan saudara? Atau malah pernah mencintai pasangan sesama jenis? Semua kisah itu terangkum dalam buku ini. 

Mari, duduklah sejenak. Hangatkan hatimu dengan secangkir teh dan kisah-kisah nyata bertema cinta buta dalam buku ini dan biarkan urusan lain menunggu sebentar. Enjoy your tea time.


Penasaran? Di musim hujan seperti ini, berkelana dalam pikiran dua puluh penulis itu pasti mengasyikkan dan membuat kita memiliki pengalaman baru tentang cinta. Ahay!